Jumat, 08 April 2022

Wes tuo

Sakit  di bahu

Sakit di kaki

pegal-pegal


Udah mulai jadi keseharian.

Benda yang akhirnya mulai dipakai



 



Sabtu, 03 April 2021

Tongkol Suwir Ala-ala

 


Bahan yang diperlukan


1 kg ikan pindang tongkol

1 genggam daun kemangi

1 buah jeruk nipis, ambil airnya


 Bumbu Halus :

100 gr cabe merah

15 biji cabe rawit

 50 gr bawang putih

50 gr bawang merah

3 buah kemiri sangrai

1 ruas jari lengkuas

1 sdt ketumbar bubuk

1 sdt merica bubuk


 Bumbu Pelengkap :

1 batang serai, iris

2 lembar daun salam

3 lembar daun jeruk, robek

1/2 sdt Kaldu Bubuk

1 sdm Gula pasir

1 sdt Garam


Cara membuat

1. Cuci ikan hingga bersih, tiriskan. Beri perasan air jeruk nipis + sedikit garam. Diamkan slama 10 menit.

Cuci kmbali ikan hingga bersih. Goreng sebentar saja, jgn terlalu kering, goreng ikan dg minyak yg banyak & panas. Tiriskan. Lalu suir suir..


2. Bumbu halus di blender..


3. Tumis irisan serai, daun jeruk & daun salam. Masukkan bumbu halus. Tumis hingga harum. Tambahkan sedikit air. Masukkan gula + garam + kaldu bubuk. Masukkan ikan tongkol yg telah di goreng. Aduk aduk rata.


4. Jika air telah menyusut. Masukkan daun kemangi, aduk sebentar.

Siap disajikan

  

Sajikan dg taburan bawang merah goreng diatasnya.

Seeeekian.


Senin, 21 September 2020

Main Tenis Meja Lagi

Saat SD, pernah jadi atlit Tenis Meja, 

Udah pernah bertanding sampai Kotamadya, dan kalah. Hihihi


Main Tenis Meja Lagi

Beberapa hari yang lalu meja dipasang, lumayan lah sesaat main sama anak-anak.

#Jangan abaikan kebersamaan

Gunting Kuku

 Menggunting kuku, sebetulnya bukan kegiatan luar biasa, hanya kegiatan rutin untuk kebersihan diri


Gunting Kuku

Ada kebiasaan yang saya lakukan, dari anak-anak masih kecil, menggunting kuku mereka, dan kebiasaan itu terus berlanjut sampai anak-anak besar, untuk anak kedua, dan yang bungsu. 

Ada rasa kedekatan saat mereka saya potong kukunya.

Dan baru tersadar saat anakku yang kedua memutuskan untuk kuliah di Malang,

Harus ada kebiasaan baru, harus melepas mereka melakukan hal yang seharusnya.

Jadi hari ini, training pertama belajar memotong kuku.


#Nggak ada yang salah.

#Anak tumbuh dan berkembang

#Ada rasa kalau mereka adalah laki-laki kecilku, dan akan jadi laki-laki dewasa

#Pada saatnya ayah-ibu hanya melihat, mendoakan dan menitipkan pada yang Maha Kuasa


Senin, 27 Juli 2020

Menulis bukan Karena penulis

Lagi pengen ngisi blog.



Menulis, ngisi blog, posting suatu tulisan bukan berarti saya penulis. 

Cuma ingin menggambarkan apa yang diliat Dan dirasakan dengan bahasa singkat, masalah dipahami sih belum tentu ;)

Be happy.....




Minggu, 24 Mei 2020

Kita jungkalkan Covid 19 bersama-sama

Covid 19, awalnya nggak yakin kalau virus ini berbahaya. 

Apalagi lihat sekitar semua berjalan seperti biasa. Sempet terpikir : terlalu dibesar-besarkan kah?

Tapi seiring berjalan waktu, sekitar pertengahan Maret 2020 saat anak sekolah dirumahkan, karyawan work from home, akhirnya yakin kalau harus segera siaga.

Kita Jungkir kan Covid 19 bersama
Kita jungkal kan Covid 19 Bersama-sama


Semua berubah, Nggak biasa. 


Batuk sembarangan berasa tertuduh kena virus, batuk jadi kondisi terlarang


Ramadhan bersama covid 19, menjadi ramadhan yang spesial, Tarawih dirumah saja, i'tikaf dimasjid?? (semoga tahun depan masih diberi kesempatan, Aamiin)


Syawal bersama covid 19, menjadi syawal yang spesial, Sholat Ied berlima aja,



Langit yang terasa lebih biru



Selalu ada hikmah dibalik semua kejadian, Langit terasa lebih biru dari biasa. Kalau dibilang bumi sedang beristirahat, mungkin bener, pandemi covid menyebabkan bumi beristirahat

Selalu semangat untuk menyambut hari esok yang pasti akan lebih baik lagi..

Semoga dengan berakhirnya ramadhan edisi covid19, nggak akan ada lagi syawal dan bulan lain dengan edisi covid19.

Aamiin. 

Selamat Hari raya Idul Fitri 1441H 

Semoga Selalu Sehat

Semoga Selalu Bahagia

Maafkan semua kesalahan saya ya....

Senin, 09 Desember 2019

Jelita




Apa itu jelita? JElang LImapuluh TAhun

2020 sebentar lagi, tahun itu usia saya 50 tahun.

Setengah abad sudah saya hidup. Mari mulai hitung, nikmat apa aja yang mulai Allah kurangi ....

Kalau saya yang sangat berasa itu mata.  Terutama saat fisik mulai lelah.

Tulisan mulai sulit dibaca

Masukin benang kelubang jarum mulai sulit.

Butuh bantuan "mata lain" selain itu "kacamata"

Dulu waktu masih kecil, suka kesel klo lagi main dipanggil "hanya" untuk masukin benang ke jarum.

Dalam hati bilang gini "masa sih gini aka gak bisa"

Dan sekarang saya merasakan. Tapi minta tolongnya lebih diperhalus "ada yang bisa bantuin maaukin benang ga????"

Biasanya ada relawan datang.

Lengkap dengan talinya